|
Desc: |
Dalam seri ke 7 dari Padmakumara ini, topik yang kami angkat adalah hal "mengaktifkan roh" atau "membangunkan roh".
Hal "roh yang terbangunkan" diperkenalkan oleh Maha Acarya Lu Sheng Yen dua puluh tahun yang lalu terutama sekali lewat 5 buku "roh" pertama nya (Buku ke 16, 19, 20, 21, dan 22). Semenjak diterbitkannya beberapa buku awal yang sangat menggemparkan khalayak ramai itu, begitu banyak orang yang mencari Maha Acarya Lu seperti diilustrasikan dalam artikel ke 28 dari buku ini. Hal "Roh Yang Terbangunkan" merupakan upaya kausalya dari Maha Acarya Lu dalam membawa para pembacanya sampai kepada pintu gerbang bhavana. (Baca Artikel 31 dari buku ini).
Satu hal yang perlu diperhatikan oleh para pembaca adalah bahwa buku "Mengaktifkan Roh" (buku ke 22 dari Maha Acarya Lu) terbit 20 tahun yang lalu. Pada saat itu, Maha Acarya Lu Sheng Yen sedang dalam proses mempelajari Tantrayana dan belum mencapai penerangan sempurna. Metode melatih diri yang sistimatis seperti Catur Prayoga, Guru Yoga, Yidam Yoga, Internal Yoga, Vajra Yoga, Anuttara Yoga, dan Dzogchen belum diperkenalkan oleh beliau sampai kira kira 8 tahun kemudian. Karena itu, bagi para pembaca yang tidak dapat berbahasa Mandarin, penting untuk terutama sekali membaca isi buku "Padmakumara (2)" atau buku buku lainnya yang telah tersedia dalam bahasa Indonesia sehingga mendapat pengertian yang lebih mendalam tentang menjalankan bhavana berdasarkan bimbingan dari Maha Acarya Lu. |